Saturday, December 4, 2010

ambulance and it's siren :'(

MENANGIS!
itulah yang rasanya ingin aku lakukan sekeras2nya ketika tanpa sengaja bertemu dengan ambulance yang ribut dengan sirine nya dijalan .
hal itu membawaku kembali ke 10 november 2010 lalu ketika bapak meninggal .

sejak saat itu, aku menjadi takut ketika bertemu 2 hal ini.
saat bapak akan dikubur, aku ikut duduk di dalam ambulance yang membawa mendiang bapak.
hal ini sungguh tidak pernah aku bayangkan sebelumnyaaaa.
sampai saat ini aku gak bisa mengembalikan semangat dan keceriaanku.
tapi aku sangat berusaha mengeluarkan keceriaan dan menyembunyikan air mataku dari hadapan mama, meskipun hal itu sangat sulit dan terkadang menetes di bahu mama.

gak ada lagi berkuliner bersama bapak, berwisata bersama bapak, bercanda bersama bapak, dan segala hari hari indah bersama bapak yang sangat kami cintaaii .
rasa-rasanya aku sudah rapuh.
kalo kata Anang : "SEPARUH JIWAKU PERGI"
karna pengisi jiwaku salah satunya adalah bapakku sendiri.

banyak hal yang selalu mengingatkanku pada bapak, terkadang aku marah pada diriku sendiri.
kenapa aku begini ? kenapa aku begitu ?
kenapa ya Tuhan aku membiarkan bapak sampai Engkau panggil ?
karna aku sangat mencintai kedua orang tuaku, aku gak akan tega apabila ada yang mengusik ketenangan mereka, siapapun itu .

I'm a daddy's little girl who is losing her beloved daddy .

No comments:

Post a Comment